Pertama: Learning how to think (belajar bagaimana berfikir), dengan mendasarkan kesepahaman bahwa manusia adalah makhluk berpikir/berbudaya (homo sapiens) maka proses perkembangan kemampuan berpikirnya harus diolah sejak dini dan berkesinambungan sehingga mencapai tingkat peradaban tertinggi dalam sejarah pemikiran manusia

Kedua: Learning how to do (belajar bagaimana berbuat). Menindak lanjuti kesetaraan kemampuan berpikir, diharapkan segala hasil pemikiran yang berkembang menjadi teori atau kaidah keilmuan terus merujuk kepada kreasi bersama seluruh bangsa sehingga tingkat peradaban melenium kini adalah milik bangsa-bangsa seluruh dunia
Ketiga: Learning How to be (belajar bagaimana menjadi diri sendiri). peningkatan kualitas berpikir dan berbuat dalam skala global tetap memperhatikan ciri khas masing-masing bangsa. Spesifikasi karakteristik antar bangsa seperti inilah yang diharapkan membuat dunia menjadi penuh warna yang indah

Kelima: Learning how to life together (belajar bagaimana hidup bersama). Titik kulminasi visi pendidikan dunia abad ke-21 adalah bagaimana masyarakat dunia antar bangsa dapat hidup bersama dengan penuh toleransi dan damai.